Meningitis: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

Jakarta – Radang selaput otak atau meningitis adalah peradangan atau infeksi pada lapisan pelindung otak dan saraf tulang belakang bernama meningen. Penyakit ini perlu segera diobati karena jika tidak maka bisa berakibat fatal.

Meski begitu, meningitis cukup sulit diketahui lantaran gejala yang muncul kerap serupa dengan flu, demam, dan sakit kepala biasa. Selain itu, semua orang dari segala usia juga berisiko terkena penyakit ini, dikutip laman Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes).

Karena itu, mari kenali penyebab, gejala, pengobatan, hingga pencegahan radang selaput otak atau meningitis pada uraian berikut.

Penyebab Radang Selaput Otak

Secara umum, meningitis disebabkan oleh virus, jamur, atau bakteri. Dalam sejumlah kasus, radang selaput otak ini bisa diakibatkan oleh reaksi imunologi, penyakit sistemik, maupun lupus.

Berdasarkan penyebabnya, penyakit meningitis terbagi menjadi beberapa jenis. Merujuk WebMD dan Mayo Clinic, berikut penjelasannya.

1. Meningitis Bakteri
Radang selaput otak tipe ini bisa disebabkan oleh bakteri seperti Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis, Listeria monocytogenes, dan Haemophilus influenzae. Meningitis bakteri rentan menyerang kelompok usia di bawah 20 tahun.

Dalam banyak kasus, meningitis bakterial berawal ketika bakteri masuk ke aliran darah lewat sinus, telinga, atau tenggorokan. Bakteri kemudian dapat menyebar ke darah lalu ke otak.

2. Meningitis Virus
Meningitis yang disebabkan oleh virus umumnya depo 10k ringan dan bisa hilang dengan sendirinya. Dalam beberapa kasus, meningitis tipe ini tetap memerlukan perawatan medis agar tidak memburuk.

Meningitis virus biasanya terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun. Virus yang dapat menyebabkan meningitis, meliputi enterovirus, virus herpes simplex, virus HIV, virus West Nile, dan virus Mumps.

3. Meningitis Jamur
Meningitis jamur lebih jarang terjadi dibandingkan dua jenis sebelumnya. Tapi yang paling berisiko terkena radang selaput otak tipe ini adalah orang yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh, seperti pengidap AIDS.

Jamur penyebab meningitis ini, seperti Cryptococcus, Histoplasma, Blastomyces, dan Coccidioides.

4. Meningitis Parasit
Meningitis parasit termasuk tipe yang juga jarang terjadi. Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang biasanya menyerang hewan, seperti Angiostrongylus cantonensis dan Baylisascaris procyonis. Parasit ini umumnya menginfeksi ikan, belut, katak, dan unggas.

Jadi, seseorang berisiko terserang meningitis parasit apabila mengkonsumsi daging, telur, atau produk dari hewan yang tertular parasit tersebut.

Gejala Radang Selaput Otak
Gejala awal meningitis bisa mirip seperti terserang flu. Kemudian, gejala ini bisa berkembang selama beberapa jam maupun beberapa hari.

Ciri-ciri Meningitis pada Anak dan Dewasa
Gejala meningitis selanjutnya yang mungkin terjadi pada anak-anak di atas 2 tahun dan orang dewasa